BincangSyariah.Com – Agar di akhirat kelak, dibangkitkan sebagai umat Nabi Muhammad yang mendapatkan syafaatnya dianjurkan membaca doa berikut ini

رَبَّنَا وَآتِنَا مَا وَعَدْتَنَا عَلَىٰ رُسُلِكَ وَلَا تُخْزِنَا يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ إِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ

Rabbanaa wa aatinaa maa wa’adtanaa ‘alaa rusulika walaa tukhzinaa yaumal qiyaamati, innaka laa tukhliful mii’aad

“Ya Tuhan kami, dan berilah kami apa yang telah Engkau janjikan kepada kami dengan perantaraan rasul-rasul Engkau. Dan janganlah Engkau hinakan kami di hari kiamat. Sesungguhnya Engkau tidak menyalahi janji” .(QS. Ali Imran; 194)

Dalam Tafsir jalalain dijelaskan, mengenai disebutnya ‘Wahai Tuhan kami’ secara berulang-ulang maka itu menyatakan ketundukan dan kerendahan hati yang sedalam-dalamnya. Adapun janji di sini yaitu janji dengan kebangkitan dan pembalasan yang benar adanya.