Doa Agar Terhindar Dari Pria Hidung Belang

Tidak mudah memang mendapatkan pria yang soleh sebagai pasangan. Yang menyedihkan apabila tanpa diketahui pihak wanita, pria tersebut ternyata memiliki hubungan dengan wanita lain.

Pria hidung belang memiliki banyak cara untuk menaklukkan hati wanita. Dari kemampuannya itulah, mereka bisa memiliki kekasih lebih dari satu.

Dianjurkan untuk membaca doa ini agar kaum wanita dijauhkan dari tipu daya pria hidung belang.

“Allaahumma man araadanii bisuuin faruddahuu ‘alaihi wa min kaadanii fakidhu waj’alnii min ahsani ‘ibaadika nasihiiban ‘indaka wa aqribhum manzilatan minka wa akhashinim zlfaa ladaia fa innahu laa yanaalu dzaalika illa bifadhlika wa judlii bijuudia wa’thif ‘alayya bimajdika wahfazhnii birahmatika waj’al lisaanii bidzikrika lahijan wa qalbii bihubbika mutayyaman wa munna ‘alayya bihusni ijaabatika wa aqilnii ‘atsratii waghfirlii zallatii fainnaka amarta ‘ibaadaka bidu’aaika wadhaminta lahumul ijaabata fa ilaika yaa rabbi nashabtu wajhi wa madadtu yadii fa birahmatikastajib du’aaii wabalighnii munaaya wa laa taqtha’ rajaii wakfinii syarra a’daaii yaa samii’ad du’aai ya saabighan ni’ami ya daafi’an niqami, yaa nuural mustauhisyiina fizh zhulami yaa arhamar raahimiin.”

Artinya: ” Ya Allah, barang siapa yang menghendaki kejahatan kepadaku, kembalikanlah kejahatan itu kepadanya, barang siapa memperdayakan tipu dayanya, kembalikanlah tipu dayanya itu. Jadikanlah aku termasuk sebaik-baik hamba-Mu yang mempunyai bagian di sisi-Mu. Sesungguhnya, semua itu tidak akan diperoleh, kecuali dengan anugerah-Mu. Karena itu utamakanlah padaku karunia-Mu, kasihanilah aku dengan kemuliaan-Mu, lindungilah dengan karunia rahmat-Mu, dan hatiku selalu senang dan asyik kepada-Mu, anugerahkanlah kepadaku agar aku memperbaiki panggilan-Mu, kurangilah ketergelinciranku dan ampunilah kesalahanku. Sesungguhnya Engkau telah menyeru hamba-Mu untuk berdoa kepada-Mu, dan Engkau bertanggung jawab kepada mereka untuk mengabulkannya.

Maka hanya kepada-Mulah ya Allah, aku mengangkat wajahku dan mengangkat kedua belah tanganku, demi rahmat dan karunia-Mu maka kabulkanlah permohonanku. Capaikanlah apa saja yang menjadi cita-citaku dan janganlah Engkau memutuskan harapanku, peliharalah aku dari kejahatan musuh-musuh-Mu.

Ya Allah yang Maha Mendengar segala permohonan, yang menyempurnakan segala kenikmatan, yang menahan segala macam siksaan. Ya Allah yang Maha Menyinari orang-orang yang gelisah dalam kegelapan. Wahai Dzat Yang Maha Penyayang di antara para penyayang.”