Sebagai manusia terkadang dihadapkan pada masalah yang membutuhkan kecermatan agar tidak salah dalam memutuskan sesuatu hal entah itu dalam urusan jodoh maupun pekerjaan.

Setelah berusaha keras, ada baiknya memasrahkan diri dengan berdoa dan melaksanakan shalat istikharah. Salat ini dikerjakan untuk memohon petunjuk dari Allah agar diberikan pilihan yang terbaik.

Sebab, hanya kepada Allah lah tempat bergantung dan meminta petunjuk-Nya.

“Dan Rabbmu menciptakan apa yang Dia kehendaki dan memilihnya. Sekali-kali tidak ada pilihan bagi mereka. Maha suci Allah dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan (dengan Dia). Dan Tuhanmu mengetahui apa yang disembunyikan (dalam) dada mereka dan apa yang mereka nyatakan. Dan Dialah Allah, tidak ada Rabb (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan” [QS. al-Qashash: 68-70].

Shalat istikharah dapat dilakukan kapan saja, baik siang maupun malam hari, asalkan bukan dikerjakan pada tiga waktu yang terlarang, yakni ketika matahari terbit atau sedang berada di tengah atau sedang terbenam.

Berikut niat salat istikharah:

Ushalli sunnatal istikharati rak’ataini lillahi ta’aala .

Artinya, saya niat melaksanakan salat sunah istikharah karena Allah Ta’ala.

Shalat sunah ini dikerjakan dua rakaat. Pada rakaat pertama setelah membaca surat Alfatikhah, dianjurkan membaca Surat Al Kaafirun. Sedangkan pada rakaat kedua Surat Al Ikhlas.

Selesai menjalankan shalat, kita memanjatkan doa istikharah.

“Allahumma inni astakhiiruka bi ‘ilmika, wa astaqdiruka biqud ratika, wa as aluka min fadhlikal adziim, fa innaka taqdiru wa laa aqdiru, wa ta’lamu wa laa a’lamu, wa anta ‘allaamul ghuyub. Allahumma in kunta ta’lamu anna hadzal amra khairan lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii faqdurhu lii, wa yassirhu lii, tsumma baarik lii fiihi. Wa in kunta ta’lamu anna hadzal amra syarrun lii fii diinii wa ma’aasyi wa ‘aqibati amrii, fash-rifhu ‘annii was-rifnii ‘anhu, waqdur lial khaira haitsu kaana tsumma ardhi-nii bihi”.

Artinya: Ya Allah, aku memohon petunjuk kebaikan kepada-Mu dengan ilmu-Mu. Aku memohon kekuatan dengan kekuatan-Mu. Ya Allah, seandainya Engkau tahu bahwa masalah ini baik untukku dalam agamaku, kehidupanku dan jalan hidupku, jadikanlah untukku dan mudahkanlah bagiku dan berkahilah aku di dalam masalah ini. Namun jika Engkau tahu bahwa masalah ini buruk untukku, agamaku dan jalan hidupkku, jauhkan aku darinya dan jauhkan masalah itu dariku. Tetapkanlah bagiku kebaikan di mana pun kebaikan itu berada, dan ridhailah aku dengan kebaikan”.

Karena itu, jika dihadapkan pada dua pilihan sulit ada baiknya melaksanakan shalat istikharah ini agar diberikan pilihan terbaik.

Wallahu A’lam Bissawab.